Artikel

3 Alasan Tiang Pancang Kayu Kurang Direkomendasikan

tiang pancang kayu

3 Alasan Tiang Pancang Kayu Kurang Direkomendasikan

Di Indonesia, terdapat ada 3 jenis tiang pancang yang sering digunakan untuk kebutuhan proyek. Tiang pancang beton, tiang pancang kayu & tiang pancang baja menjadi primadona dalam hal pondasi. Namun, tiang pancang kayu memiliki kekurangan yang perlu Anda waspadai dibanding jenis tiang pancang lainnya.

Pemakaian tiang pancang kayu adalah cara tertua dalam penggunaan tiang pancang sebagai pondasi. Jenis tiang pancang ini seringkali ditemukan pada rumah-rumah adat. Bobot yang cenderung ringan membuat tiang pancang kayu digemari. Tapi seperti yang Anda sudah baca di atas, terdapat alasan mengapa tiang pancang kayu kurang direkomendasikan untuk kondisi proyek tertentu.

  1. Umur Relatif Pendek

Kekurangan tiang pancang kayu yang pertama yakni soal umur ketahanan yang relatif lebih pendek dibandingkan jenis tiang pancang lainnya. Tiang pancang kayu yang diaplikasikan pada wilayah yang muka air tanah cenderung sering naik-turun, maka berpotensi semakin mengurangi masa ketahanan dari tiang pancang berjenis ini.

  1. Tidak Tahan Benda Agresif & Jamur

Perlu perawatan ekstra, tiang pancang kayu dinilai tidak tahan dengan benda-benda bersifat agresif & ancaman serangan jamur. Pemilihan tiang pancang kayu mengharuskan Anda untuk memberi perhatian lebih. Jika hal ini dianggap remeh, tiang pancang kayu tidak akan optimal menopang bangunan bahkan bisa jadi membahayakan nantinya. Benda agresif & serangan jamur atau sejenisnya akan membuat kayu membusuk sehingga ketahanannya berkurang seiring waktu.

  1. Beresiko untuk Tanah yang Berbatu (Gravel)

Jika kondisi proyek Anda memiliki tanah yang berbatu, pemancangan menggunakan tiang pancang kayu kurang direkomendasikan. Sangat berpotensi mengakibatkan ujung tiang pancang kayu dapat berbentuk menyerupai ujung sapu (mekar) sehingga kurang optimal menjadi pondasi. Selain itu, ujung tiang pancang ini bisa juga merenyuk karena terhantam bebatuan atau kerikil pada tanah. Alhasil tiang pancang kayu tersebut kurang lurus pada saat pemancangan & mengakibatkan penyimpangan terhadap arah yang sudah ditentukan.

Berbagai kekurangan tiang pancang kayu tersebut memang menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan lagi. Namun jika Anda ingin yang lebih kokoh di berbagai aspek, sangat direkomendasikan untuk memilih tiang pancang beton saja. Kekuatannya terbukti menjadi pondasi yang begitu perkasa, tidak memerlukan perawatan ekstra yang merepotkan.

PT. ANUGERAH PILE MANUNGGAL menyediakan tiang pancang beton beserta jasa pemancangannya juga. Menggunakan kombinasi Semen Indonesia, pasir bermutu dari Lumajang & batu Pasuruan yang sudah dikenal berkualitas tinggi. Terdapat juga beragam ukuran tiang pancang untuk memenuhi kebutuhan banyak jenis proyek. Mari hubungi kami untuk informasi lebih lengkap.

Artikel Terbaru

Scroll to Top